Review: Asus ZenPower Pro

Gegara ZenPower diembat mantan pacar buat nemenin ZenFone 2 Laser-nya, akuh jadi punya alasan buat beli Asus ZenPower Pro. Huahahaha.

Nah, ini sejumput pengalaman setelah pakai ZenPower Pro sekitar semingguan. 😉

Detil spesifikasi pabrikannya bisa cek di http://www.asus.com/id/Phone-Accessory/ASUS-ZenPower-Pro/

Paket Penjualan

Isi paket penjualannya adalah power bank, kabel, manual, dan garansi. Itu doang.

Belinya di Asus Store. Belum sempet liat-liat apakah ada juga di toko ritel. Harusnya sih udah ada yaaa…

Harganya ya Rp 399.000.

Desain

Seperti halnya pada ZenPower, Asus ngeklaim ZenPower Pro seukuran kartu kredit. Hmmm… Menurutku gak persis segitu sih. ZenPower Pro sedikit lebih jangkung ketimbang ZenPower. Jadi, “kartu kredit”-nya ZenPower Pro lebih panjang dikitlah dibanding “kartu kredit”-nya ZenPower. :)) Yang jelas, masih tetep gampang digenggam sebelah tangan.

(foto)

Selebihnya bisa dibilang samalah kayak ZenPower: permukaan dof, dengan pewarnaan solid.

Oya, pilihan warna ZenPower Pro yang dijual saat ini cuman putih (Silver) dan hitam (Black). Nanti katanya ada juga yang Pink. Beda dengan ZenPower yang udah macem-macem – Silver, Black, Blue, Pink, dan Gold.

Dan belum ada bumper case untuk ZenPower Pro. Moga-moga ada dan cepet masuk sini. Penting buat yang slebor macam akuh. :p Meski katanya tahan jatuh dari ketinggian semeteran, liat tampangnya somplak kan jelek juga. 😀

Yang kusuka dari ZenPower Pro tentu saja karena punya 2 port USB untuk output charging. Cuman, yang kutangkep, cuman satu yang dukung fast charging; yaitu yang port-nya ada lis.

Lalu pakai port micro USB untuk input charging. Jadi diriku bisa nebeng pakai charger ZenFone. Gak perlu bawa ekstra charger lagi.

Satu lagi, ada senter LED. Dinyalakan cukup dengan pencet-tahan sejenak tombol Power.

Yang kusebel, indikator masih pakai lampu – coba liat 4 titik antara LED dan port micro USB. Menurut manual, tiap titik mewakili 25% kapasitas. Jadi kalo 3 titik nyala, brarti masih 50% – 75%.

Aku masih tetep berharap kelak indikator ini diganti pakai angka. Lebih akurat ajah.

Kinerja

Sama seperti ZenPower versi perdana, kapasitas ZenPower Pro ini 10050 mAh. Ngga tega bongkar isinya, tapi menurut catatan Asus, baterainya Lithium ion silindris. Input Power 5.0 V/2.0A(Max) dan Output Power untuk Port 1 DC 5.1V / 2.4A (Max) atau 9.1 V / 2.0A atau 12.1V / 1.5A dan untuk Port 2 DC 5.1V / 2.4A (Max). Port 1 + Port 2 adalah 23.5W (Max).

Untuk pengisian ZenPower Pro, aku ngabisin waktu rata-rata 4.5 jam lah.

Ketika smartphone/tablet dikoneksi ke powerbank, langsung terdeteksi. Di manual sih ada petunjuk bahwa kalo perangkat gak otomatis terdeteksi, pencet aja tombol power.

Soal waktu pengisian ke smartphone/tablet, tergantung perangkatnya sih ya.

Aku coba ngisi Asus ZenFone 2 dalam keadaan mati, dari 0% sampai 100%, ngabisin waktu sekitar 2 jam dan nyisa 2 titik nyala.

Sementara ketika ngisi Alcatel Flash 2 dalam keadaan nyala, dari 25% sampai 100%, sambil chat group, ngabisin waktu sekitar 1.5 jam dan nyisa 2 titik nyala.

Sedangkan sewaktu ngisi barengan Samsung Galaxy J5 dan Hisense Pureshot sama-sama sekitar 50% dalam kondisi nyala, dengan WiFi hotspot diaktifkan, lumayan tahan sekitar 2 jam dan nyisa 1 titik nyala.

Yang belum dicoba adalah sambil ngecas ZenPower Pro, sambil ngecas smartphone. Bermasalah gak ya? 😀

Fungsi

Menurut catatan dari Asus, ZenPower Pro dilengkapi ini:
– Temperature Protection
– Short Circuit Protection
– Reset Protection
– Input Over Voltage Protection
– Output Over Voltage Protection
– Input Reverse Direction Protection
– Over Charge/Over Discharge Protection
– Output Over Current Protection
– Cell PTC Protection
– Adapter Protection
– JEITA Protection

Aku nggak hapal fungsi masing-masing proteksi itu. Gugling aja. Yang jelas, harusnya si ZenPower Pro ini amanlah.

Kompetitor

Dibanderol Rp 399.000, ZenPower Pro emang lebih mahal 100 ribu ketimbang ZenPower. Tapi wajarlah ya dengan penambahan port dan LED.

Belum nemu pembanding yang beneran setara. Sesama 2 port USB yang pernah liat sejauh ini cuman Huawei Powerbank 13.000 mAh (Rp 299.000), Vivan Powerbank IP-S104 10400 mAh (Rp 368.900), Rapoo Power Bank PL200 10.000 mAh (Rp 420.000), Wellcomm Power Bank BR110 11.000 mAh (Rp 354.000).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *