Shopee Diluncurkan

Shopee, Aplikasi Social Marketplace Mobile Terbaru Asia Tenggara
Untuk Konsumen-ke-Konsumen Diluncurkan di Indonesia

Platform mobile pertama yang menjadikan berbelanja dan berjualan menjadi lebih aman, menyenangkan dan praktis lebih dari sebelumnya.

shopee_launch_w

JAKARTA, 1 Desember 2015 – Shopee, aplikasi mobile marketplace pertama bagi konsumen-ke-konsumen (C2C) di mana setiap orang dapat mencari, berbelanja dan berjualan– resmi diluncurkan di Indonesia pada hari ini. Platform ini telah diluncurkan secara terbatas (soft launch) pada awal tahun ini di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina dan Taiwan. Shopee menawarkan berbagai macam produk, dilengkapi dengan metode pembayaran yang aman, layanan pengiriman yang terintegrasi, dan fitur sosial terdepan yang inovatif untuk menjadikan jual beli menjadi lebih aman, menyenangkan dan praktis.

Dalam kuartal ke-3 tahun 2015, penjualan melalui perangkat mobile di Indonesia mencapai 56% 1) sedangkan perkembangan penjualan global ritel e-commerce di Indonesia diperkirakan akan meningkat 64.3% di 2016 2) yang merupakan lonjakan persentase tertinggi di dunia, dan akan melonjak menjadi double-digit sampai 2019. “Dengan interface intuitif dari Shopee, siapapun dapat membeli dan menjual kurang dari 30 detik, kapanpun dan dimanapun”, ujar Chris Feng, Chief Executive Officer, Shopee.

Indonesia telah meraih 79 juta pengguna sosial media yang aktif di tahun 2015 3) dan hampir 65% orang Indonesia menggunakan sosial media 4) untuk membeli dan menjual barang. Ini merupakan kesempatan besar bagi Shopee sebagai pelopor social commerce di Indonesia. “Shopee ingin sekali mengambil bagian dalam mendukung pertumbuhan Indonesia dalam e-commerce ritel global dengan membawa pengalaman berbelanja social commerce yang mengintegrasikan penggunaan media sosial dan online shopping platform untuk mendukung interaksi sosial antara penjual dan pembeli,” tambah Chris.

1 Criteo State of Mobile Commerce for the Third Quarter of 2015
2 eMarketer, September 2015
3 We Are Social, Southeast Asia Digital Landscape Q4, 2015
4 APJII, 2014

Shopee juga berkomitmen untuk mengembangkan kewirausahaan. Di Shopee, para pengusaha diberdayakan untuk menjadi penjual yang lebih efektif dengan menyediakan akses kepada jutaan konsumen dengan bebas biaya dan juga sebuah alat terintegrasi untuk mengelola ketersediaan barang dan hubungan dengan pelanggan.

Pengalaman Belanja Konsumen-ke-konsumen (C2C) yang Aman dan Praktis

Pembeli kini dapat membeli barang favorit mereka dari aplikasi melalui layanan pembayaran yang aman bernama Garansi Shopee – yang memastikan jika barang tidak diterima dalam kondisi yang disepakati sebelumnya, maka akan ada pengembalian uang secara penuh kepada pembeli.

Sosialisasi Pengalaman Belanja Mobile

Menampilkan interface dengan fungsi Live Chat dalam aplikasi, Shopee memungkinkan pengguna untuk berbelanja dan berkomunikasi sesuai dengan kenyamanan mereka. Dirancang untuk mewujudkan platform social commerce, Shopee mengintegrasikan fitur sosial mencakup fungsi hashtag, yang memungkinkan pengguna mencari tren barang/produk yang sedang populer atau untuk mengikuti tren terbaru secara mudah. Mereka akan menerima update secara real-time, sama dengan platform media sosial lainnya.

“Fitur yang paling saya sukai dari Shopee adlaah live chat-nya, yang memungkinkan saya untuk berbicara langsung dengan pembeli,” kata Inez, pemilik bisnis dari brand Theodora Mardjuki. Alfred Manasye, pemilik Mygadgetneeds, sebuah toko di Shopee, menambahkan, “Hashtag sangat membantu saya untuk menjual lebih banyak lagi, karena pembeli dapat dengan mudah mencari produk saya menggunakan fitur ini,”

Baik mengidentifikasi tren (trendspotting) atau menentukan tren (trendsetting), pengguna dapat secara kolektif mengatur produk mereka dan menentukan tren terbaru yang sedang terjadi di marketplace tersebut.

“Shopee menyatukan para individu yang mempunyai ketertarikan (passion) dalam jual beli online, dan mendukung interaksi antara mereka,” kata Chris. “Tim kami ingin menciptakan sebuah pengalaman konsumen-ke-konsumen (C2C) yang aman, menyenangkan dan praktis dengan mengintegrasikan platform sosial. Dengan fitur live chat, berbagi (social sharing) dan hashtag, platform kami telah membawa marketplace yang benar-benar social secara langsung.”

Memberdayakan Penjual di Seluruh Asia Tenggara

Diluncurkan secara terbatas (soft launch) di Juni 2015, Shopee telah mengakumulasikan beberapa juta pengguna aktif diseluruh Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina dan Taiwan, dimana 30 persen dari mereka telah menjual produk di Shopee. Platform Indonesia saat ini sudah memiliki lebih dari 700,000 daftar produk dari 60,000 penjual, hasil dari penggabungan dengan para influencer dan pengusaha ritel.

“Saya ingin berterima kasih kepada Shopee karena telah membantu mengembangkan bisnis saya. Bisnis saya sekarang melonjak jauh berkat Shopee. Shopee sangat mudah untuk diatur dan penggunaannya sangat praktis. Dengan fitur yang membuat proses penjual lebih hemat waktu, saya dapat berfokus untuk mengatur paket-paket yang diterima oleh pembeli dan memberikan layanan lebih baik lagi bagi mereka,” ujar Annissa Fauzia, pemilih Zisshop.

Chris menambahkan, “Shopee bertujuan untuk membantu para pengusaha Indonesia untuk menjual lebih baik lagi. Orang-orang sering berharap untuk membuat online shop sendiri namun tidak mengerti bagaimana menjalankannya. Shopee mempermudah siapapun untuk mendaftarkan produk-produk mereka dan mengatur persediaan, sambil memfasilitasi transaksi keuangan. Dengan alat seperti “Asisten Penjual/Seller Assistant”, Shopee membantu setiap orang untuk menjual seperti peritel profesional dan menjadi pengusaha sukses.”

Merayakan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas)

Dalam rangka menyambut Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember, Shopee akan bekerja sama dengan 12 selebriti papan atas Indonesia yang akan membuka toko pribadinya di Shopee mulai dari 12 Desember 2015. Selebriti yang akan berpartisipasi dalam kampanye ini adalah Giring, Raisa, Tulus, Marcello Tahitoe (Ello), Andah n Rhesa, Ayushita, Saykoji, Teddy Aditya, Eva Celia, Midnight Quickie, Maliq & D’Essentials dan Lala Karmela.

Inisiatif ini adalah sebuat kolaborasi dengan Kincir.com, sebuah media sosial berbasis fans pertama di Indonesia yang memudahkan para fans untuk berkomunikasi langsung dengan sang idola dan sebaliknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!